Hasil carian Anda

Jasa Agent Properti Rumahpro Jual Beli Sewa Rumah

dikirim oleh webadmin pada 14 Juni 2017
| 0

RUMAH PROPERTI adalah Perusahaan yang bergerak di bidang property mengkhususkan diri pada pelayanan jasa penjualan serta pembelian Rumah, Ruko, Tanah. RumahPro Memberanikan diri untuk tampil didepan sebagai rol model untuk perusahan-perusahan yang bergerak dibidang properti.

RumahPro.id coba menawarkan kepada customer atw client, sentuhan pelayanan yang menjadikan ciri khas perusahaan kami, sehingga anda akan mendapatkan kepuasan serta kenyamanan yang tidak akan pernah anda dapatkan di perusahaan lain.

RumahPro berkomitmen untuk memberikan tingkat keahlian, layanan pelanggan dan perhatian yang tinggi terhadap pemasaran dan penjualan properti, serta bermitra dengan BTN, Mandiri, DKI, CIMB Niaga, BNI, Panin, Permata, BRI, serta Bank Syariah Lainnya.Jika anda berminat memasarkan properti Rumah, Ruko, Tanah, Khususnya di Jatimakmur, Jatiwaringin, Jatibening, Jaticempaka, Jatiwarna, Jati Asih, Jatikramat, Jatimekar, Jakarta Timur, Bekasi dan sekitarnya. Kami RumahPro dengan senang hati akan membantu dalam memasarkan properti yang Anda miliki.

RumahPro juga bekerjasama dengan website properti seperti rumah123.com, Rumah.com, Rumahdijual.com, Olx Indonesia, atlastock, Rumahku.com, Urbanindo dan website properti lain nya.

RumahPro Gratis Biaya Promosi, Fasilitas KPR, Hemat Waktu dan Biaya, Transfarasi Harga, Pembeli Bebas Komisi, Free Konsultasi Properti.

Motto : “kami adalah solusi untuk properti impian anda”

 

Berikut Keuntungan Anda Jika Memakai Jasa Broker Properti.

RumahPro : Sebagai perantara penjual dengan pembeli atau penyewa properti, keberadaan broker properti amat diperlukan. Apalagi, belakangan agen properti telah menjadi profesi yang cukup diminati, yang terbukti dari menjamurnya perusahaan-perusahaan brokerage properti baru. Secara umum, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh pemilik atau penjual properti dengan memakai jasa broker/agen properti, yakni :
* Mendapat layanan yang akurat dan pasti.
* Memperoleh informasi (kondisi, harga rumah, dan lain-lain) yang obyektif.
* Mempercepat proses transaksi (jual-beli atau sewa).
* Menghilangkan potensi waktu dan tenaga dalam proses penjualan.
* Mengurangi beban biaya yang tidak perlu.Kendati demikian, untuk memakai jasa agen, pemilik/penjual properti harus menyisihkan uang sebesar 3% – 5% dari nilai jual, untuk komisi (marketing fee) bagi broker jika transaksi telah terlaksana.
Batasan waktu yang jelas dalam proses pemasaran juga harus dibicarakan secara tuntas, agar tidak terkatung-katung dalam penjualan/pembelian rumah. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, cari atau pilihlah broker/agen properti profesional sebagai berikut:
* Tenaga pemasar yang handal.
* Aturan dan persyaratan yang ditawarkan jelas dan tertulis, termasuk besaran marketing fee-nya.
* Jejaring usahanya memadai.

 

Tentang Listing Properti

Buat agen properti, mendapatkan listing adalah satu hal terpenting. Maklum, lewat hal tersebut, sang agen bisa mendapatkan properti untuk ditawarkan kepada pihak lain bisa untuk dijual ataupun disewakan.

Ada berbagai istilah ataupun aktivitas  terkait listing yang perlu dipahami seorang agen properti.
Apa sajakah itu? Mari kita simak bersama.
1. Pengertian listing. Sebenarnya, listing  adalah perjanjian surat kuasa jual atau surat perintah untuk menjualkan properti dari pemilik properti (vendor) kepada agen properti.

2.   Ada beberapa macam listing yang tergantung dengan kesepakatan dari pihak vendor dan agen properti yang melakukan kerja sama  yaitu sebagai berikut:
 a)   Eksklusif
Ini adalah satu bentuk listing yang sifatnya terkait kepada salah satu agen yang ditunjuk oleh vendor; dan vendor tidak boleh memberikan wewenang/mandat penjualan kepada  agen lain  atau bahkan anggota keluarga atau vendor itu sendiri. Semua itu berlaku dalam jangka waktu yang disepakati.
b)   Sole Agent
Sole agent adalah salah satu bentuk listing yang sifatnya terikat kepada salah satu agen  yang ditunjuk–seperti halnya eksklusif. Tapi, di sini vendor juga boleh menjual properti tersebut.
c)   Open Listing
Open listing adalah salah satu listing yang sangat fleksibel, yaitu semua agen  secara personal maupun agen dalam nama satu kantor, dapat memasarkan penjualan properti tersebut. Dan tak terikat perjanjian dengan vendor.
d)   Net Listing
Net listing adalah salah satu bentuk listing di mana vendor mematok harga minimal untuk harga jual properti miliknya, di luar biaya yang harus ia keluarkan seperti komisi, pajak penjualan, dan biaya notaris.
e)   Promis
Ini bukan merupakan listing, tetapi hanya janji yang diberikan oleh vendor tanpa bukti.

3.  Sumber-sumber listing. Ada beberapa sumber listing yang dapat dilacak dan didapat oleh calon pembeli, penyewa, dan agen properti. Adapun sumber tersebut yakni sebagai berikut : media cetak, iklan, buku telepon, papan penjualan yang dipasang pemilik properti, jaringan pertemanan, referensi pembeli, jaringan keluarga, berbagai aktivitas sosial, self personal promotion, brosur,sponsorship, lelang, dan lain-lain.

4.   Bersaing mendapatkan listing. Ini merupakan  aktivitas utama yang harus dilakukan oleh seorang agen untuk mendapatkan listing di lapangan.Dalam me-listing sebuah properti, sebaiknya agen melakukan hal-hal sebagai berikut:
a.   Membuat hubungan yang lebih baik dengan pesaing.
b.   Mencari tahu tentang  ilmu dan strategi yang dipakai pesaing.
c.   Mengajak co-broking dan co-listing dengan pesaing.
d.   Hindari perselisihan dengan pesaing yang akan menghilangkan kesempatan untuk lebih banyak closing transaksi.
e.   Penilaian bobot listing; ini sangat diperlukan dikantor agen properti. Hal ini dimaksudkan untuk dapat memotivasi para broker dalam bekerja untuk memenuhi target dan efisiensi pekerjaan di lapangan.

Terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada Rumahpro, untuk berkunjung  ke kantor OLX Indonesia dan menayangkan iklan iklan produk dari RumahPro di website OLX, Storia dan Atlastock.

Salam sukses rumahpro.id

 

Tinggalkan pesan

Email Anda tidak akan ditayangkan secara umum